Cilacap – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan mengirimkan bantuan logistik bagi para penyintas terdampak bencana tanah longsor di wilayah Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
Bantuan kemanusiaan tersebut berupa beras 8 karung atau 200 kilogram serta 10 dus paket sembako, yang secara langsung diserahkan oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, SH, didampingi jajaran Pengurus PMI Kabupaten Tegal. Bantuan diterima oleh Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Drs. Farid Ma’ruf, ST, MM, yang juga hadir bersama Pengurus PMI Kabupaten Cilacap.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, SH menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar daerah dalam meringankan beban masyarakat terdampak.
“PMI Kabupaten Tegal berupaya hadir dalam setiap panggilan kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas dan memperkuat layanan tanggap darurat di lokasi bencana,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, longsor yang terjadi pada Kamis malam, 13 November 2025 tersebut menimbun permukiman warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Sebanyak 46 warga terdampak, dengan rincian 23 orang berhasil selamat, 2 orang meninggal pada hari pertama, dan 21 korban lainnya ditemukan dalam proses pencarian selama sepuluh hari. Dua korban yang tidak ditemukan kini dikenang melalui prosesi tabur bunga di lokasi bencana.
Sebelumnya, PMI Kabupaten Tegal juga telah menyalurkan 5 set peralatan dapur umum untuk mendukung pelayanan darurat pada bencana longsor yang terjadi di Pandanarum, Banjarnegara.
Upaya ini menegaskan konsistensi PMI Kabupaten Tegal dalam membantu penanganan bencana lintas wilayah, sekaligus memperkuat jejaring kemanusiaan bersama PMI Kabupaten/Kota lain di Jawa Tengah.





