SIBAT Dibekali Materi Logistik Bencana dari PMI Kabupaten Tegal

Slawi – Peserta Pelatihan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dari empat desa di Kecamatan Margasari mendapatkan pembekalan tentang logistik bencana sebagai bagian dari materi Pengantar Tanggap Darurat Bencana. Materi ini disampaikan oleh Latifah, dari PMI Kabupaten Tegal, pada sesi pelatihan hari ketiga, Rabu (5/11/2025), di Balai Desa Prupuk Utara.

Pelatihan logistik ini merupakan bagian dari kegiatan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat – Pengurangan Risiko Terpadu Berbasis Masyarakat (KBBM–PERTAMA) yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Tegal sejak 3 hingga nanti 6 November 2025. Kegiatan diikuti oleh 50 peserta dari empat desa rawan bencana, yakni Prupuk Utara, Kaligayam, Dukuh Tengah, dan Pakulaut.

Dalam penyampaian materinya, Latifah menjelaskan bahwa logistik bencana memiliki peran penting dalam keberhasilan operasi tanggap darurat.

Logistik menjadi tulang punggung dalam setiap penanganan bencana. Mulai dari pengadaan, penyimpanan, distribusi, hingga pengawasan barang bantuan harus dilakukan dengan sistematis dan akuntabel,” ujarnya.

Peserta dikenalkan dengan konsep dasar rantai pasok logistik kemanusiaan, jenis-jenis bantuan logistik seperti kebutuhan dasar, peralatan darurat, dan dukungan operasional, serta prosedur pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Selain teori, peserta juga diajak berdiskusi tentang pengalaman penyaluran bantuan PMI dalam berbagai kejadian bencana di Kabupaten Tegal, sekaligus memahami tantangan yang kerap dihadapi di lapangan, seperti keterbatasan akses, cuaca, dan koordinasi lintas lembaga.

Melalui pelatihan ini, relawan SIBAT diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung distribusi bantuan pada saat terjadi bencana di wilayahnya masing-masing. Materi logistik ini juga menjadi bekal penting agar relawan memahami alur kerja tanggap darurat secara menyeluruh — mulai dari asesmen, evakuasi, hingga penyaluran bantuan kepada korban terdampak.

Pelatihan KBBM–PERTAMA ini merupakan upaya PMI Kabupaten Tegal dalam membentuk masyarakat desa yang tanggap, terlatih, dan siap menghadapi bencana, melalui peningkatan kapasitas relawan SIBAT di tingkat lokal.

2 Responses

  1. Perdalam lagi materi tentang logistik khususnya bagian perhitungan ketika permohonan logistik sampai keluar masuk logistik.

Tinggalkan Balasan ke Sunarto Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Infografis

Cek Hoaks ataau Fakta
Waspada diare

Prestasi

Temu Sibat Nasional
Youth Red Cross and Vo...

Pelayanan Gawat Darurat dan Rujukan Awal. Kriteria: warga setempat, verifikasi singkat, tidak menanggung biaya operasional minimal untuk kasus tertentu.

Pengantar Jenazah & Pendampingan Keluarga. Fokus: pelaksanaan protokol humanis dan koordinasi dengan pihak keluarga/pihak berwenang.

Evakuasi, Triase, dan Logistik.
Tim tanggap cepat, Koordinasi BPBD dan Mitra Kesehatan Lainnya